Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS tidak kurang dan tidak lebih. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil
› Opini›Pancasila, Tidak Kurang Tidak ... Kalau kita mau terus memantapkan NKRI berhadapan dengan sekian tantangan, seperti radikalisme, globalisme ekonomis dan sebagainya, kita harus mendasarkan diri pada lima prinsip atau sila di Pembukaan UUD 1945, Pancasila. KOMPAS/RIZA FATHONI Warga melintas di depan spanduk raksasa bergambar Garuda Pancasila di kawasan Cawang, Jakarta, Minggu 9/6/2013. Butir-butir Pancasila yang dipidatokan Bung Karno di depan Sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI pada 1 Juni 1945 menjadi momentum kelahiran hari lalu saya membaca sebuah WA ”Perlakuan sebagian kalangan terhadap Pancasila sekarang sudah agak mencemaskan karena mau mengangkatnya sekarang sebagai ’akidah agama’. Walau secara resmi tidak dikatakan demikian, tetapi perilakunya mengatakan itu”.WA tersebut ditutup ”Harus ditegaskan Pancasila bukan akidah agama”. Apa peringatan itu berarti perhatian pada Pancasila berlebihan lagi? Waktu Reformasi, omongan tentang Pancasila pernah hilang. Suatu reaksi atas overload omongan Pancasila Orde Baru. Padahal, di waktu Reformasi, Pancasila justru membuktikan diri. Amat mengesankan bagaimana pada masa teramat kritis itu dua presiden pertama Reformasi, BJ Habibie dan Abdurrahman Wahid; ketua MPR terpilih pertama Amien Rais, dan banyak tokoh lain, berhasil membawa Indonesia menjadi demokrasi tulen meski belum sempurna tetap atas dasar membawa Pancasila kembali ke wacana publik adalah masuknya radikalisme agama ke Indonesia. Radikalisme adalah ancaman karena menolak nilai-nilai, bahkan identitas bangsa. Cukup melihat Suriah, Irak, Libya, juga Mozambik dan Nigeria. Negara-negara itu tersobek-sobek atas dasar identitas agama dan sering juga itu, Pancasila pantas disyukuri. Indonesia terdiri atas ratusan komunitas etnik, budaya, dan agama, masing-masing dengan identitasnya dengan menyepakati lima sila Pancasila sebagai dasar etika dan kemanusiaan bersama, Indonesia berhasil mencapai sesuatu yang di Myanmar atau di Etiopia tak berhasil diwujudkan yakni bahwa identitas setiap komunitas tak ditindas, tetapi dilindungi dan diangkat oleh identitas orang beridentitas Indonesia, orang Jawa bisa tetap Jawa dan orang Minang tetap Minang, orang Katolik bisa tetap 100 persen Katolik dan orang Islam bisa 100 persen setia pada akidahnya. Itulah peran kunci menyaingi agamaAtas dasar Pancasila, tiga orientasi dasar masyarakat Indonesia bersatu mereka yang secara politis berfokus pada kebangsaan, lalu seluruh mainstream Islam Indonesia, dengan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah sebagai representannya, serta komunitas-komunitas agama dan kepercayaan Indonesia begitu kuat karena tiga orientasi itu mau bersatu dan mereka bisa bersatu atas dasar dan itu menentukan Pancasila hanya dapat memainkan peranannya apabila tak dijadikan semacam filsafat hidup yang malah menyaingi agama. Begitu pula segala ”pemerasan” untuk mencari semacam ”hakikat Pancasila” sudah tepat kalau ditolak tanpa perlu menyangkal bahwa ’sosio-nasionalisme’ dan ’sosio-demokrasi’, atau ’gotong royong’ bisa ditemukan di dalam.Pancasila, padanya ”negara Republik Indonesia … berdasar” adalah persis, dan secara eksklusif, lima sila yang disebut pada akhir Pembukaan UUD 1945, seperti yang ditetapkan pada 18 Agustus 1945. Tidak kurang, tetapi juga tidak INDRA RIATMOKO Sejumlah pemuda lintas agama membawa bermacam poster saat hendak membagikan takjil di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat 7/5/2021. Dana pembuatan hidangan takjil sebanyak 500 bungkus itu diperoleh dari sumbangan pemuda peserta acara mempersatukan ratusan komunitas etnik, budaya dan agama Indonesia yang berbeda, baik mayoritas maupun minoritas, yang memungkinkan mereka hidup bersama dalam damai, adalah bahwa mereka dapat mendasarkan diri pada lima sila itu. Sementara realisasi Pancasila dalam perpolitikan konkret, misalnya bagaimana keadilan sosial diwujudkan, harus disepakati terus-menerus dalam proses pencarian arah bangsa secara diingat bahwa manusia Indonesia bukannya beretika dan beragama karena ia ber-Pancasila, melainkan ia ber-Pancasila karena ia beretika dan beragama. Apa yang baik dan yang jahat, jujur atau curang, begitu pula keagamaannya, sudah diinternalisasikan manusia Indonesia di tahun-tahun paling pertama hidupnya dari ibunya, dari lingkungannya, dari umatnya, dari budayanya, jauh sebelum ia untuk pertama kali mendengar kata justru merangkul Pancasila karena dalam lima silanya kita menemukan suatu etika luhur, dan orang beragama bisa meyakini Pancasila karena lima silanya ternyata amat sesuai dengan melebih-lebihkan Pancasila mau dijadikan semacam filsafat hidup seluruh bangsa justru akan kontraproduktif. Itu kiranya yang dimaksud oleh peringatan di atas agar Pancasila jangan diangkat menjadi mirip akidah cukup jika Pancasila terus dipromosikan sebagai lima prinsip etika bangsa yang disepakati semua, yang karena itu memungkinkan kita saling menerima, saling menghormati, bahkan saling menghargai dalam perbedaan, juga dalam perbedaan keberhasilan yang luar biasa bangsa Indonesia! Yang semakin diakui dunia internasional. Karena itu, kita perlu menghindar dari memberi kesan bahwa Pancasila mau mengurangi semangat kita mau terus memantapkan NKRI berhadapan dengan sekian tantangan, tidak hanya radikalisme, tetapi juga globalisme ekonomis dan sebagainya, kita harus tegas-tegas mendasarkan diri pada lima prinsip atau sila di Pembukaan UUD 1945 yang kita sebut Pancasila. Tak kurang, tak Magnis-Suseno, Guru Besar Emeritus Sekolah Tinggi filsafat Driyarkara
Pancasila padanya "negara Republik Indonesia berdasar" adalah persis, dan secara eksklusif, lima sila yang disebut pada akhir Pembukaan UUD 1945, seperti yang ditetapkan pada 18 Agustus 1945. Tidak kurang, tetapi juga tidak lebih. Kata tidak, belum, dan bukan merupakan beberapa kata negatif dalam bahasa Indonesia. Ketiga kata negatif ini biasanya bisa kita ditemukan pada kalimat negatif atau juga pada klausa negatif. Meski sama-sama kata negatif, ketiga kata tersebut ternyata mempunyai perbedaan di dalamnya. Pada artikel ini, ketiga kata tersebut akan diterangkan perbedaannya, serta dengan beberapa contohnya dalam kalimat. Adapun pembahasan tersebut adalah sebagai berikut! 1. Perbedaan Kata Tidak, Belum, dan Bukan Perbedaan mendasar yang terdapat pada kata tidak, belum, dan bukan adalah dari maknanya. Kata tidak mempunyai makna penyangkalan atau pengingkaran atas suatu hal. Oleh karenanya, kata negatif ini akan sering dipakai untuk kalimat atau karangan yang menyatakan penyangkalan suatu hal. Di lain tempat, kata belum mempunyai makna dalam keadaan tidak, atau dalam keadaan tersangkal atau teringkari. Dengan demikian, kata negatif ini akan dipakai untuk kaimat atau karangan yang menyatakan suatu hal yang masih dalam keadaan tidak. Sementara itu, kata bukan mempunyai makna berlainan dengan sebenarnya. Dari makna tersebut, bisa kita simpulkan bahwa kata ini akan sering dipakai pada kalimat atau tulisan yang menerangkan keadaan suatu hal yang berlainan dari kondisi yang semestinya. 2. Contoh Kata Tidak, Belum, dan Bukan dalam Kalimat A. Contoh Kata Tidak Dalam Kalimat Aku tidak jadi mengikuti kegiatan tersebut kaena sedang tidak enak badan. Dia tidak menyadari bahwa semua harta bendanya telah dicuri. Aku tidak menyangka, bahwa dia bisa berbuat seperti itu. Aku tidak tahu-menahu permasalahan itu. Kami tidak mau ikut campur urusan kalian. Dia masih tidak mau mengakui perbuadannya itu. Dia masih tidak yakin akan keputusan yang hendak diambilnya tersebut. B. Contoh Kata Belum dalam Kalimat Aku masih belum memahami apa maksud dari perkataannya itu. Kami belum sempat memberitahukan keberadaan orang tuanya itu. Aku masih belum bisa menjenguknya di rumah sakit. Kami belum bisa menerima tawaran kerja sama dari mereka. Surat itu masih belum ditandatangani oleh pak direktur. Kondisi fisiknya masih belum pulih seperti semula. Hasil ujian sekolah masih belum diumumkan oleh pihak sekolah. C. Contoh Kata Bukan dalam Kalimat Dia bukanlah anggota kelompok kami. Insiden itu bukan merupakan tanggung jawab kami. Kosmetik itu ternyata bukan kosmetik yang layak untuk dipakai. Dia bukanlah anak kandungku, melainkan anak dari kakak tertuaku. Pak Burhan ternyata bukan orang yang merampok rumah kami. Insiden kebakaran itu bukanlah insiden pertama yang terjadi di kota itu. Aku bukanlah orang yang sedang engkau cari itu. Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan kata tidak, belum, dan bukan beserta contohnya. Jika pembaca ingin menambah referensi soal kata, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu contoh kata benda konkret dalam bahasa Indonesia, contoh kata benda abstrak dalam bahasa Indonesia, contoh kata kerja reflektif, contoh kata sifat turunan, contoh kata keterangan tempat, contoh kata sandang netral, contoh kata depan “antara”, contoh kata ganti orang, jenis-jenis kata tanya, serta artikel jenis-jenis kata. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata-kata pada khususnya, maupun materi pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan jika ada kesalahan dalam penulisan ataupun pemaparan materi pada artikel kali ini. Sekian dan terima kasih. Pendahuluan: Prevalensi gizi buruk dan gizi kurang di Polokarto berdasarkan BB/U masih ada dari tahun ke tahun walaupun masih berada di bawah target program. Jumlah penduduk miskin di wilayah cukup tinggi yaitu sebesar 16.696 jiwa dan merupakan terbesar kedua jumlah penduduk miskin di wilayah kabupaten Sukoharjo. PembahasanSejarah adalah kajian tentang masa lampau, khususnya bagaimana kaitannya dengan manusia. Banyak ahli yang mengemukakan pengertian sejarah, diantaranya adalah dari seorang pakar yang Burry. Ia mengatakan bahwa sejarah hanyalah suatu ilmu pengetahuan. Tidak lebih dari itu. Dengan demikian, sejarah adalah suatu ilmu pengatahuan, tidak kurang tidak lebih. Pernyataan ini dikemukakan Burry. Jadi, jawaban yang tepat adalah adalah kajian tentang masa lampau, khususnya bagaimana kaitannya dengan manusia. Banyak ahli yang mengemukakan pengertian sejarah, diantaranya adalah dari seorang pakar yang bernama Burry. Ia mengatakan bahwa sejarah hanyalah suatu ilmu pengetahuan. Tidak lebih dari itu. Dengan demikian, sejarah adalah suatu ilmu pengatahuan, tidak kurang tidak lebih. Pernyataan ini dikemukakan oleh Burry. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.
Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS tidak kurang dan tidak lebih persis. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan

NilaiJawabanSoal/Petunjuk PAS Tidak kurang tidak lebih SEKITAR Kurang Lebih AGAK Kurang Lebih KIRA Kurang Lebih 4 Huruf CUKUP Tidak kurang, tidak lebih EFA Isi lebih kurang 36 liter SEDANG Tidak kurang dan tidak lebih PODIKAL Serangga yang ukurannya kurang-lebih 1 kaki KAB Ukuran isi kurang lebih 2 liter HIN Ukuran isi kurang lebih 6 liter TEPAT Tidak kurang dan tidak lebih; persis MAN Ukuran berat, lebih kurang 80 pon FARSAKH Ukuran jarak, sepanjang lebih kurang delapan kilometer LOG Ukuran isi sebesar kurang lebih 1/2 liter FOLIO Ukuran kertas lebih kurang 21,5 x 32,5 cm MAGNUM Botol anggur besar yang berisi kurang lebih 1,5 liter MANG Panggilan untuk laki-laki yang usianya kurang lebih sebaya dengan paman EKSOSFER Daerah di luar atmosfer yang ketinggiannya kurang lebih 500 km GOMER Ukuran isi sebesar 1/10 efa atau lebih kurang 3,6 liter BERPATUTAN Tidak lebih dan tidak kurang; sepadan benar dengan; selaras; sesuai; ZUHUR Waktu salat yang dimulai kurang lebih pukul 12 siang; lohor BAT Ukuran isi untuk barang cair sebesar kurang lebih 36 liter; efa MINUSMALUM Memilih yang kurang buruk di antara yang lebih buruk ungkapan Latin BARANG Agak, kira-kira, kurang lebih, sekitar; - apa apa saja, segala sesuatu; TEASER Cuplikan-cuplikan adegan film dengan durasi kurang lebih 1 menit yang mempromosinya film tersebut

HEREare many translated example sentences containing "TIDAK LEBIH DAN TIDAK KURANG" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations. Tagalog Bengali Vietnamese Malay Thai Korean Japanese Hindi Turkish. Polish Portuguese Dutch Italian Latin German Norwegian Russian Spanish. Two hundred gold coins, and no less.”.And the 2nd post in the same month, no on the other side of the world, no cobbled the whole thing together in power point, no adalah bagan yang sama yang pernah saya gunakan sebagai contoh dalam format Renko Ini adalah diagram Renko 50 pip,This is a 50 pip Renko chart, meaning the body of each Renko penguburannya di kedalaman bumi atau pengusirannya dari negara the colonial world is not more nor less than abolishing a zone, bury it in the deepest ground or expel it of the utama lain yang membuat reputasi mereka di tempat pertama adalah bahwa jika Anda agak berpengetahuan tentang laptop,Anda dapat membeli online mesin yang disesuaikan dengan apa yang Anda inginkan di dalamnya tidak lebih tidak kurang.Another main benefit that made their reputation in the first place is that if you are somewhat knowledgeable about laptops,you can order online your customized machine with precisely what you want on itno more no less.
Leadershipmengatakan ukuran sejati kepemimpinan adalah pengaruh ( influence), tidak lebih, tidak kurang. Maxwell, author of The 21 Irrefutable Laws of Leadership, explains that"The true measure of leadership is influence- nothing more, nothing less .". Ini adalah keinginan dari Semua Itu Adalah bahwa Anda masing-masing mengenal diri Anda
Dari Wiktionary bahasa Indonesia, kamus bebas Loncat ke navigasi Loncat ke pencarianbahasa Indonesia[sunting] Adverbia sedang sedang masih dalam melakukan sesuatu; lagi; baru saja ia sedang belajar mengetik dalam pada itu; sementara; dalam waktu itu sedang ia hendak pergi, hujan pun mulai turun menengah tidak kurang dan tidak lebih; tidak besar dan tidak kecil, dsb. ia hanya mempunyai nilai yang sedang di kelasnya sehingga tidak mungkin menjadi juara kelas patut; pantas upah yang diterimanya per hari sudah sedang baginya cukup gajinya hanya sedang untuk makan dua minggu kena ukurannya; cocok pada tubuh, dsb. baju kakaknya ternyata sedang juga untuknya sederhana; tidak melampaui batas; ugahari kehidupan mereka sedang saja Adjektiva sedang sedang menengah tidak kurang dan tidak lebih; tidak besar dan tidak kecil, dsb. ia hanya mempunyai nilai yang sedang di kelasnya sehingga tidak mungkin menjadi juara kelas patut; pantas upah yang diterimanya per hari sudah sedang baginya cukup gajinya hanya sedang untuk makan dua minggu kena ukurannya; cocok pada tubuh, dsb. baju kakaknya ternyata sedang juga untuknya sederhana; tidak melampaui batas; ugahari kehidupan mereka sedang saja Partikel sedang sedang sedangkan Etimologi Kata turunan Sinonim Frasa dan kata majemuk Terjemahan[?] Lihat pula Semua halaman dengan kata "sedang" Semua halaman dengan judul mengandung kata "sedang" Lema yang terhubung ke "sedang" Pranala luar Definisi KBBI daring KBBI V, SABDA KBBI III, Kamus BI, Tesaurus Tesaurus Tematis, SABDA Terjemahan Google Translate, Bing Translator Penggunaan di korpora Corpora Uni-Leipzig Penggunaan di Wikipedia dan Wikisource Wikipedia, Wikisource Ilustrasi Google Images, Bing Images Jika komentar Anda belum keluar, Anda dapat menghapus tembolok halaman pembicaraan ini. Belum ada komentar. Anda dapat menjadi yang pertama lbs Bahasa Indonesia a ° ‧ b ° ‧ c ° ‧ d ° ‧ e ° ‧ f ° ‧ g ° ‧ h ° ‧ i ° ‧ j ° ‧ k ° ‧ l ° ‧ m ° ‧ n ° ‧ o ° ‧ p ° ‧ q ° ‧ r ° ‧ s ° ‧ t ° ‧ u ° ‧ v ° ‧ w ° ‧ x ° ‧ y ° ‧ z ° Kategori Kata Kata dasar Kata berimbuhan Kata ulang Turunan kata Gabungan kata majemuk Frasa Turunan frasa Morfem Imbuhan Prakategorial Morfem terikat Morfem unik Peribahasa/idiom Kiasan/ungkapan Kependekan singkatan dan akronim Bahasa daerah Bahasa asing/serapan Kata dengan unsur serapanKelas kata Adjektiva Adverbia Artikula Interjeksi Interogativa Konjungsi Nomina Numeralia Partikel Preposisi Pronomina VerbaRagam bahasa Arkais tidak lazim / Ejaan lama Cakapan tidak baku / nonformal / variasi Klasik naskah kuno Kasar Hormat Feminin MaskulinBidang ilmu /Leksikon Administrasi dan Kepegawaian Agama Budha Agama Hindu Agama Islam Agama Katolik Agama Kristen Anatomi Antropologi Arkeologi Arsitektur Astrologi Astronomi Bakteriologi Biologi Botani Demografi Ekonomi dan Keuangan Elektronika Entomologi Farmasi Filologi Filsafat Fisika Geografi dan Geologi Grafika Hidrologi Hidrometeorologi Hukum Ilmu Komunikasi Kedirgantaraan Kedokteran dan Fisiologi Kehutanan Kemiliteran Kesenian Kimia Komputer Linguistik Manajemen Matematika Mekanika Metalurgi Meteorologi Mikologi Mineralogi Musik Olahraga Pelayaran Pendidikan Penerbangan Perdagangan idNegasiIndeks Alfabetis Frasa Frekuensi Kiasan Peribahasa Serapan Gambar 206 kata benda dasar Swadesh 207 kata dasar Kata perhentian stopwords RimaImbuhan Nomina -an ke-/ke-an/keber-an/kepeng-an/kese-an/keter-an/ketidak-an pe-/pe-an per-/per-an se-/se-an Adjektiva ter- se- ke- Verba ber-/ber-an/ber-kan me-/me-i/me-kan di-/di-i/di-kan ku-/ku-i/ku-kan kau-/kau-i/kau-kan memper-/memper-i/memper-kan diper-/diper-i/diper-kan kuper-/kuper-i/kuper-kan kauper-/kauper-i/kauper-kan -i -kan Akhiran -ku -mu -nya -kah -lah -tah Sisipan -er-, -el-, -em-, -in- KategoriBahasa Indonesia IndeksBahasa Indonesia ProyekWiki bahasa Indonesia Lampiran bahasa Indonesia Bahasa daerah sebagian atau seluruh definisi yang termuat pada halaman ini diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia
Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS tidak kurang atau tidak lebih. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil
3 Kulit terhidrasi. Tanda kulit sehat memiliki kondisi yang tidak kering. Sehingga, penting untuk menjaga kelembaban kulit untuk mendapatkan kulit sehat alami. Memenuhi kebutuhan minum air putih Denganukuran lebih dari 3.000 meter persegi, TAM tidak hanya menampilkan Toyota, tetapi juga Gazoo Racing dan Lexus. Selain itu, tidak kurang dari 7 unit kendaraan berteknologi elektrifikasi mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-In Hybrid Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV) yang merupakan strategi Multi-Pathway .
  • g8292yzyb8.pages.dev/473
  • g8292yzyb8.pages.dev/400
  • g8292yzyb8.pages.dev/218
  • g8292yzyb8.pages.dev/144
  • g8292yzyb8.pages.dev/56
  • g8292yzyb8.pages.dev/281
  • g8292yzyb8.pages.dev/284
  • g8292yzyb8.pages.dev/306
  • tidak kurang dan tidak lebih